"Teruslah bergerak, hingga kelelahan itu lelah mengikutimu. . ." KH Rahmat Abdullah

Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Hadir di Tengah Tengah Para Pengunjuk Rasa di Depan Gedung Sate Bandung


Reposted from @fraksipksjabar  

Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Hadir di Tengah Tengah Para Pengunjuk Rasa di Depan Gedung Sate Bandung

Buruh

Senin, 16 Maret 2020 - 16:26 WIB  80x  
CYBER88.CO.ID | BANDUNG - Menananggapi orasi yang di sampaikan oleh Roy Jinto Ferianto Ketua KSPSI Jawa Barat, yang menginginkan DPRD Provinsi Jawa Barat hadir di tengah-tengah para peserta unjuk rasa penolakan kehadiran UU Ownibus Law yang akan di paripurnakan tanggal 23 maret 2020, di sambut positif oleh perwakilan DPRD provinsi Jawa Barat, senin 16/03/2020. 
Ir. H. Abdul Hadi Wijaya, M.Sc. wakil ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat dari praksi PKS, hadir di tengah tengah para pengunjuk rasa, di dampingi oleh dua anggota DPRD lainnya yaitu H. Heri Koswara, S.Ag. dari praksi PKS dan Rafael Sigumorang, SH. dari praksi PDIP.

Abdul Hadi, setelah di jemput dari kantornya oleh para perwakilan pengunjuk rasa, di atas mobil komando menyampaikan bahwa, sebagai pimpinan komisi V yang menjadi mitra kaum buruha dan dalam menyingkapai hak-hak azasi kaum buruh, sebagai wakil rakyat, ia dengan terbuka menerima segala bentuk aspirasi yang di sampaikan dalam unjuk rasa tersebut.

Abdul Hadi mengatakan bahwa, ia telah menyimak perjalanan penyusunan Rancangan Undang-Undang Ownibus Law (Cipta Kerja) yang di anggapnya tidak jentel dan di lakukan secara tertutup karena tidak menyertakan unsur dari perwakilan kaum buruh dan hanya menghadirkan para kaum pemodal.

Lahirnya 1200 halaman  dalam RUU Ownibus Law merupakan pemaksaan dan penggiringan dimana DPR RI hanya akan dikadikan tukang Stempel saja. ujarnya.

Setelah mengadakan evaluasi Abdul Hadi mengatakan bahwa dalam isi dari 1200 halaman tersebut banyak sekali adanya kejanggalan dan ketidak adilan khususnya bagi kaum buruh dan atas nama komisi V DPRD provinsi Jawa Barat menolah di sahkannya RUU Ownibus Law dan selanjutnya akan di sampaikan kepada pemerintah pusat, tandasnya.

Keberpihakannya kepada kaum buruh merupakan bentuk tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat yang harus menyampaikan aspirasi masyarakat, pungkasnya.  - #regrann  

Tidak ada komentar