Kecemburuanku Soal Perempuan
Eko Novianto
Dulu, aku cemburu ketika ada laki-laki lain mendekati perempuan yang aku suka. Tapi gak papa.
Toh aku tidak mendekati perempuan yang banyak didekati laki-laki. Aku
yakin akan ada perempuan untukku kelak. Dan oleh karenanya, rasanya, aku
tak pernah memiliki competitor untuk urusan memperebutkan perempuan.
Jangankan berantem, bersaingpun, aku enggan. Perempuan dengan banyak
peminat, bukan untukku.
Lalu, masa berganti. Aku kemudian memiliki seorang perempuan. Cantik,
menurutku. Baik, menurutku. Sholihah, menurutku. Maka, aku cemburu jika
perempuanku didekati laki-laki lain. Tapi –sejauh ini- juga bukan
masalah besar. Karena memang aku memilih istri yang tak menarik bagi
banyak laki-laki. Aku yakin dia memang untukku. Dan aku untuknya.
Kemudian, waktu bergulir dengan pasti. Aku memiliki perempuan-perempuan
kecil. Perempuan-perempuan itu tumbuh dan berkembang menjadi
perempuan-perempuan dewasa. Maka, mungkin, pada saatnya, aku akan
cemburu pada laki-laki lain yang lebih memilih perempuan lain daripada
anak gadisku. Tapi, mungkin, aku juga tak akan mengalami masalah hebat.
Karena aku membuat anak perempuanku memang tak mengundang sangat banyak
laki-laki. Aku harus yakin bahwa ada laki-laki baik untuk anak-anakku.
Insyaallah. "Maa duuna naar, al afiah..." Apa saja,
sepanjang tak menyebabkanku berurusan dengan neraka, maka itu baik-baik
saja. Semoga Allah menguatkanku menghadapi semua halku. Aamiin. :-)
Kuningan, 20 Maret 2013




Tidak ada komentar