“Alhamdulillah, matur nuwun saestu PKS” | Kisah Mak Nyo Pasien Operasi Katarak Gratis PKS
Selasa, 12 Maret 2013
GRESIK – Sudah sekitar satu tahun yang lalu ibu Lue Sat Nyo atau yang
biasa dipanggil Mak Nyo ini menjalani operasi katarak yang
diselenggarakan PKS Gresik. Ibu berumur 53 tahun keturunan cina ini
mendiami rumahnya yang sederhana di desa bulurejo benjeng Gresik Selatan
Tepatnya berbatasan dengan Cerme dan BalongPanggang.
Ibu yang memiliki 4 cucu ini ditemani suaminya yang berasal dari jawa,
yang sehari hari bertugas menjadi petugas keamanan di kelurahan bulurejo
Benjeng, dimana ketika kami bertemu beliau baru saja mengawal pilkades
di desa tersebut yang baru saja dimenangkan calon petahana di desa
tersebut. Dan sempat lembur membantu menyetempel kertas suara, sehingga
wajah lelahnya masih terlihat
Kehidupan yang sederhana membuat keluarga Mak Nyo tidak bisa dengan
mudah melakukan pengobatan katarak yang dideritanya, sudah hampir
berkali-kali mereka mendatangi puskesmas dan rumah sakit untuk melakukan
operasi tetapi belum kesampaian, karena mahalnya biaya operasi saat
ini, “dulu ngak wani nyabrang dalan, liat cucunya sing ganteng yo gak
ruh” (dulu tak berani menyebrang jalan, lihat cucu yang ganteng juga
tidak bisa), ujar Mak Nyo ditemani suami yang setia mendampinginya itu.
“Mbiyen sampai nangis …..ya Allah dalane kok ketok peteng,” imbuh Mak
Nyo dengan nada sendu menambahkan kondisi yang dideritanya sebelum
berobat. Dengan kondisi yang terbatas itu akhirnya Mak Nyo mendapatkan
informasi tentang program kesehatan yang diselenggrakan secara rutin
oleh PKS yaitu Operasi Katarak Gratis bagi warga yang tidak mampu.
“Alhamdulillah matur nuwun saestu PKS,” ujar Mak Nyo dengan wajah
berseri seri karena sudah bisa menyeberang dan jalan sendiri menjalani
aktifitasnya sebagai ibu yang normal di masyarakat, bahkan saudara Mak
Nyo yang lain juga merasakan hal yang sama mengikuti program operasi
Gratis, sehingga sampai saat ini saudara Mak Nyo yang dulunya menganggur
karena gangguan penglihatan sekarang sudah bisa bekerja nyupir lagi,
“mbiyen gak iso kerjo saiki wis iso nyupir maneh,” (dulu tak bisa kerja,
sekarang sudah bisa nyupir lagi) begitu keterangan dari Mak Nyo di sela
sela perbincangan kami.
Sekelumit cerita ini merupakan salah satu bukti dari berbagai masyarakat
yang sudah pernah menerima manfaat operasi katarak gratis yang
diselenggarakan PKS secara cuma-cuma.
Sedikit pesan sekaligus doa dari seorang mak nyo buat partai berlambang
bulan sabit ini adalah “Berdiri terus.. berjuang terus..," begitu imbuh
Mak Nyo di akhir pertemuan kita bersama pak Bambang yang menjabat
sebagai ketua Kebijakan Publik DPD PKS Gresik.
Semoga Bangsa Indonesia bisa melahirkan generasi pemimpin masa depan
yang benar benar tulus membantu masyarakat kecil sebagai pijakan
keputusannya, semoga PKS adalah pilihan yang tepat.




Tidak ada komentar